
Behel gigi itu pengertiannya sama dengan kawat gigi/braket atau yang dalam bahasa inggrisnya disebut sebagai Dental braces (orthodontic braces, biasa juga disebut sebagai braces saja atau bahkan aligner) adalah merupakan alat yang digunakan oleh Dokter gigi spesialis orthodonti untuk merapikan gigi pasien orthodontinya agar tercapainya kondisi "gigitan sempurna" yaitu gigi rahang atas dan gigi rahang bawah itu terasa "pas" saat melakukan gigitan, dimana akan berpengaruh kepada kemampuan dan kenyamanan dalam mengunyah makanan dan tentu saja membuat gigi tampak rapi (nilai estetika) dan bisa meningkatkan rasa percaya diri.
Janganlah disepelekan. Penggunaan behel kerapkali jadikan sebagai alternatif untuk pemeliharaan pada gigi tetapi tahukah anda kalau dengan penggunan behel itu dapat menyebabkan fatal pada gigi
anda.
Banyak dari remaja menggunakan behel atau kawat gigi terdorong atas basic modernisasi. Memakai behel memanglah ada faedahnya untuk yang mempunyai keadaan gigi tak sehat, tetapi apabila gigi anda masih tetap dalam kondisi normal-normal saja, jadi baiknya anda jauhi penggunaan benda itu bila tidak mau seperti gambar di atas

Banyak dari remaja menggunakan behel atau kawat gigi terdorong atas basic modernisasi. Memakai behel memanglah ada faedahnya untuk yang mempunyai keadaan gigi tak sehat, tetapi apabila gigi anda masih tetap dalam kondisi normal-normal saja, jadi baiknya anda jauhi penggunaan benda itu bila tidak mau seperti gambar di atas
Bahaya Memakai Behel gigi perlu anda ketahui. Bahaya Behel bisa terjadi jika pemasangan kawat gigi ditangani oleh selain dokter. Saat ini fungsi behel bukan hanya untuk merapihkan struktur gigi, tapi juga digunakan untuk gaya hidup. Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDIGI) Drg Zaura Rini Angreini, MDS menyatakan bahwa pemakaian behel dapat mengakibatkan efek samping bagi penggunanya jika yang memasang kawat gigi kurang memiliki keahlian.
Banyak orang mempercayakan pemasangan gigi kepada tukang gigi jalanan yang mana tukang gigi ini tidak mendapat izin dari Persatuan Dokter Gigi (PDGI). Padahal ada dampak negatif jika kita memasang behel gigi disembarang tempat. Bahaya memakai behel sembarangan akan lebih beresiko manakala pemasangan kawat gigi dipercayakan pada orang yang tidak atau kurang mmiliki ilmu kedokteran gigi. Apa efek samping menggunakan behel gigi sembarangan, berikut penjelasannya.

BAHAYA MEMAKAI BEHEL BAGI KESEHATAN
Dampak negatif behel jika anda memasang behel sembarangan adalah sebagai berikut :
1. KARANG GIGI
Karang gigi dapat muncul akibat pemakaian behel. Hal ini disebabkan area dibawah dan disekitar kurung logam dan kawat sulit untuk dibersihkan sehingga sisa-sisa makanan yang masih tersisa menyebabkan penumpukan plek. Pengguna kawat gigi logam beresiko tinggi mengalami kerusakan gigi dan gusi. Untuk itu gunakan sikat gigi khusus jika anda memakai behel.
2. ALERGI
Behel logam mengandung logam seperti tembaga, nikel, dan kromium. Diperkirakan 30 persen pasien ortodontik memiliki alergi terhadap logam yang dapat menimbulkan rasa sakit dan telinga tersumbat. Bahkan ada kemungkinnan pasien yang tidak memiliki riwayat alergi dapat menjadi alergi setelah memasang behel. Kabar gembiranya, dampak negatif tembaga, nikel, dan kromium pada umumnya ringan dan mudah diatasi dengan mengubah bahan logam yang digunakan dalam behel.
3. PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS)
Bahaya penyakit menular seksual tentu sangat mengerikan bagi seseorang. Apa penyebab PMS dalam pemasangan kawat gigi? Nah, karena kawat logam yang terpasang pada gigi anda berbenturan maka akan timbul luka kecil pada bibir serta bagian dalam pada pipi. Saat anda terlibat aktivitas dengan mulut anda, maka luka yang ada pada mulut anda akan menjadi pintu masuk penyakit seperti HIV dan Hepatitis.
4. MASALAH PENCERNAAN
Bahan kawat behel berkualitas rendah dikhawatirkan memiliki material berbahaya bagi kesehatan. Bilamana material tersebut bereaksi dengan air liur maka reaksi dari material tersebut akan menimbulkan masalah gangguan pencernaan.
EmoticonEmoticon